Rabu, 06 Februari 2019

Bersama Al-Qur’an










Berapa lama umur yang telah kita habiskan dan telah kita gunakan untuk bermalas-malasan?
Sungguh ironi, hari demi hari bulan demi bulan dan tahun demi tahun telah berlalu, akan tetapi kita tidak menghasilkan sesuatu apa pun.
Alangkah ruginya kita apabila hari demi hari yang kita lalui lewat begitu saja tanpa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Marilah kita isi setiap detik demi detik, menit demi menit dengan senantiasa berinteraksi dengan al-Qur’an.
Berapa lama dalam sehari kita berinteraksi dengan al-Qur’an? 5 menit? 10 menit? 30 menit? Atau satu jam? Sekarang marilah kita melakukan kalkulasi sederhana. Jika kita dikaruniai umur 65 tahun, kemudian umur kita dipotong akil baligh, maka umur normal kita hanya 50 tahun.
Apabila dalam satu hari kita berinteraksi dengan al-Qur’an 1 jam, maka waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia ini hanya 2 tahun saja untuk al-Qur’an. Itu jika dalam satu hari kita istiqomah 1 jam. Bagaimana jika hanya 5 menit? 10 menit? Bahkan tidak sama sekali.
Mari kita tingkatkan interaksi dengan al-Qur’an, min 3 T (Tilawah, Tarjamah dan Tadabbur). Bukankah selama kita sanggup berjam-jam di depan layar kaca? Mata kita tetap terjaga di malam hari hanya untuk menyaksikan pertandingan sepak bola? Kita mampu meninggalkan makan dan minum untuk hobi yang kita sukai?
Lantas, apakah kita mampu melepaskan sebentar saja apa yang telah kita biasa lakukan? Apakah kita tidak ingin mendapatkan kedudukan tertinggi di sisi Allah?  Sebagaimana sabda Rasulullah saw :
Pada hari kiamat nanti akan dikatakan kepada ahli al-Qur’an, bacalah! Naiklah (menuju tingkatan-tingkatan surga) dan bacalah dengan tartil, sebagaimana engkau membacanya ketika di dunia! Karena sesungguhnya tempat kedudukanmu berada pada akhir ayat yang engkau baca.
Semoga hari demi hari yang kita lalui terus disibukan dengan hal-hal yang bermanfaat dan mendatangkan pahala disisi Allah dengan senantiasa berinteraksi dengan al-Qur’an. Aamiin Ya Rabbal Alaamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar